Test Footer 2

12:02
0
Domain: Bacteria
Kingdom: Proteobacteria
Phylum: Gammaproteobacteria
Class: Aeromonadales
Genus: Aeromonas
Species: A. Hydrophila

Aeromonas hydrophila merupakan bakteri heterotrofik dari gram-negatif, bakteri ini berbentuk batang dengan ujung bulat dengan diameter 0,3-1 mikrometer, dan panjang 1 sampai 3 mikrometer serta banyak ditemukan di daerah dengan iklim yang hangat. Bakteri ini juga dapat ditemukan di daerah perairan tawar, payau, laut, dan muara. Aeromonas hydrophila dapat bertahan hidup di lingkungan aerobik dan anaerobik, bergerak dengan flagella polar. 

Bakteri ini dapat mencerna bahan seperti gelatin, dan hemoglobin. Aeromonas hydrophila pertama diisolasi oleh manusia dari hewan pada tahun 1950. Bakteri ini adalah yang paling terkenal dari enam spesies Aeromonas karena daya tahannya terhadap berbagai obat, klorin, dan suhu dingin hingga 4 derajat celcius. 

Bakteri Aeromonas hydrophila adalah bakteri yang sangat beracun bagi banyak organisme. Ketika bakteri ini memasuki tubuh korban, ia akan berjalan melalui aliran darah menuju organ apapun yang ada dalam tubuh itu.kemudian akan menghasilkan enzim Enterotoksin Aerolysin Sitotoksik (ACT), yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan. Aeromonas hydrophila, Aeromonas caviae, dan Aeromonas sobria merupakan patogen oportunistik, yaitu pathogen yang hanya menginfeksi inang yang lemah dan jarang menginfeksi individu sehat.
Ini dipercaya bahwa patogenisitas Aeromonas spp. dimediasi oleh sejumlah protein ekstraseluler seperti aerolysin, lipase, kitinase, amilase, gelatinase, hemolysins dan enterotoksin. Namun mekanisme patogenik dari Aeromonas spp. tetap belum diketahui. 

Strain baru ini dapat menghasilkan sistem sekresi III (TTSS) yang mekanisme mediasinya telah terbukti memainkan peran penting dalam patogenesis Aeromonas. TTSS adalah protein yang mengekspor faktor virulensi untuk dikirim langsung ke sel inang. Faktor-faktor ini akan melumpuhkan fungsi normal sel inang untuk kemudian menyerang. Berbeda dengan jalur sekretorik umum, sistem tipe III sekresi ini dipicu ketika patogen telah masuk dan kontak dengan sel inang. ADP-ribosylation toksin merupakan salah satu molekul efektor yang dikeluarkan oleh bakteri patogen melalui translokasi TTSS dan diserahkan ke sitoplasma inang yang dapat menyebabkan gangguan NF-kB, kerusakan jalur cytoskeletal dan apoptosis.

Infeksi Aeromonas hydrophila terjadi selama terjadi perubahan lingkungan, stres, perubahan suhu, lingkungan tercemar, dan ketika suatu organisme telah terinfeksi dengan virus atau bakteri lain. Infeksi bias terjadi melalui makanan yang tertelan dari produk-produk makanan yang telah terinfeksi dengan bakteri, seperti seafood, daging, dan bahkan sayuran tertentu seperti kecambah. Ikan yang terinfeksi oleh Aeromonas hydrophila mungkin akan menampakkan gejala yang berbeda beda seperti nafsu makan berkurang, insang pucat, terjadi pembengkakan dan ulserasi.

Pengobatan saat ini masih terbatas pada empat antibiotik, yaitu Terramycin, Oxytetracycline, dan Remet-30, Potentiated Sulfonamida.
http://alabamarot.co.uk/could-fatal-alabama-rot-in-dogs-be-caused-by-a-fish-disease/

Next
This is the most recent post.
Posting Lama